Uncategorized

When im young

Waktu aku berusia 17 tahun aku berpikir usiaku masih 17. Masih ada waktu… Belum telat belum telat… Kemudian usiaku terus meningkat dan meningkat dan akhirnya 29 aku juga masih bilang aku masih muda. Masih ada waktu buat semuanya.
Trus aku sadar… Aku ga punya waktu sebanyak itu. Aku masih bisa bgini karena perasaanku yang menyatakannya. Tapi aslinya aku ga punya banyak waktu untuk main. 

I need to have a friend of life. Aku perlu punya pasangan hidup. Aku perlu naik ke tingkat yang lebih tinggi. Aku perlu men trigger diriku lebih baik lagi. 

Beberapa bagian hidupku udah terealisasi tapi bagian lainnya belum. Bagian lainnya masih perlu tatanan. Masih perlu banget berkembang. Apa langkahku saat ini bisa mengembangkan diriku atau hanya sekadar pemenuhan tanggung jawab semata?

Aku masih percaya segala sesuatu yang kita lakukan dengan hati yang ikhlas bisa memberikan hasil yang maksimal juga. Aku percaya itu dan aku membutuhkan Tuhan untuk itu.

Ah.. Butuh Tuhan tapi aku jarang sekali menunjukkan perbuatan worshipku ke Dia.. Jarang baca Alkitab, jarang saat teduh, jarang pelayanan. Satu-satunya yang kulakukan cuma berdoa seadanya dan gereja. Aku takut banget ini dapat menipiskan hubunganku denganNya… Aku ga mau begitu.

Makanya sekarang aku mau bertekad untuk memperbaiki diri.

Salah satunya…
  
Jadi ya gitu..

Semoga makin baik ke depannya ya. Let’s go home now.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s