Uncategorized

monolog

seperti yang diriku dan diriku yang lain ketahui, kami sama-sama tidak tahu.
apayang sebenernya terjadi dalam kehidupan kami.
apakah kami menjadi serupa dengan lingkungan kami.
apakah kami telah memberi yang terbaik dari kami atau apakah kami hanya memiliki yang seperti ini atau masih bisa ditempa kembali.

apa yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan kami?
apakah kami menjadi kesayangan dunia atau terlalu banyak yang membenci kami?

apa yang harus kami lakukan sehingga semua lapisan menerima kami?

 

orang bilang, untuk menjadi bahagia, kita tidak bisa memenuhi semua permintaan orang lain..
tapi saya selalu menjalani peran antagonis.
tidak ada yang menyukai saya.

enggan sungguh enggan.

tunggu kenapa saya menggunakan kata saya? tidakkah ada kami di sini?
kami atau saya?

maaf kami tidak tahu. kami sungguh seperti perahu yang layarnya tidak diketahui berkembang kemana.

Tuhan, beri kami pentunjuk.

Kami butuh itu Tuhan. tolong Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s