Journal · Love · Melancholias · Spirit

SELESAI

Nowplaying Sonar – Sleepy.ab

Tadi aku berdoa pada Tuhan. Berdoa dengan sungguh-sungguh agar semua kenangan dengan para lelaki dari jaman dulu, baik itu yang indah maupun yang buruk, apapun itu tidak akan termunculkan lagi di pikiranku.

Aku ga mau dan enggan. Benar-benar enggan hal tersebut muncul di pikiranku lagi.

Udah cukup. Cukup dengan semua hal yang menyakitkan itu.

Kalau dulu di suatu waktu aku cukup senang kenangan-kenangan itu muncul untuk membuatku tersenyum, tapi mulai detik tadi, Aku enggan. Benar-benar enggan.

Aku tidak mau mengungkitnya lagi.

Cukup sudah.

Ga ada yang perlu dikenang.

Dari jaman SD, SMP, SMA… dan kuliah… lalu beberapa bulan yang lalu. They’re all DEAD.

Bukan. Aku tidak membenci oknum-oknumnya. Aku hanya benci kenangannya. Aku benci hidup di kenangan. Aku benci mempunyai kenangan seperti itu.

Dan terlebihnya, mungkin terhadap porcupine juga demikian.

Yeah. Bukan hanya sekadar mungkin tapi memang HARUS.

HARUS SELESAI.


Taken from the plane (heading from Jakarta to Medan)

Sekarang, aku hanya akan menikmati apa yang ada di depan mata.

Berhenti menapaki baying-bayang masa lalu dan berhenti juga memimpikan hal yang tidak mungkin didapatkan.

Mari bermimpi hal-hal yang baru dan lebih menyegarkan.

PS: Selamat ya Korea atas kemenangannya melawan Yunani J

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s