April 2010 · Journal

From Eternal Morning to Eternal Mourning

Judul tersebut diambil dari track awal dan track akhir dari album Soundtrack To A Lost Film milik Tablo feat Pe2ny.

a simple and sophisticated cover๐Ÿ™‚

dan malam ini saya mendengarkan track WHITE berulang-ulang sambil mencoba merefleksikan diri di Cisarua, Puncak (sorry kalau penggalannya salah). saya tidak tahu daerah apa ini.๐Ÿ™‚

okay. malam ini saya benar-benar memiliki mood untuk menulis dengan sedikit serius. Suasananya benar-benar mendukung untuk itu. Entah bagaimana nantinya tulisan saya ini, beginilah adanya.๐Ÿ™‚

Jadi hari ini masih bertanggal 16. Enam belas April dua ribu sepuluh. well.. ini sudah 2010 ya. sejak januari 2010 juga sudah sadar sih ini 2010. Hanya saja malam ini sepertinya saya merasa kosong.

1987 – 2010.

saya hidup sudah cukup lama juga ya… sudah cukup dewasa seharusnya dan sudah cukup kuat untuk mengetahui bahwa hidup tak selamanya indah juga tak selamanya buruk. Selalu ada warna di dalamnya.

Apa yang kupelajari selama ini dalam hidup yaitu, selalu ada Pelangi sehabis hujan, seperti yang dijanjikan Oleh Allah kepada Nuh ketika banjir hebat selesai. namun satu hal yang kudapat dalam hidupku, Aku tidak boleh benar-benar merasa bahagia untuk mendapatkan kebahagiaan yang hakiki. Well, pernyataan kebahagiaan yang hakiki tersebut juga seharusnya bukan pernyataan yang gamblang diucapkan kan? karena kebahagiaan yang hakiki juga sepertinya tidak ada secara nyata di dunia. Well hanya bagiku, yang benar-benar harus kuingat adalah, aku tidak boleh merasa terlalu bahagia dan terlalu menikmati kebahagiaan itu untuk menjaga kebahagiaan itu tetap pada tempatnya. That’s it.

Kemudian, ucapan syukur.

1987 -2010.

bagaimana jika tulisan tersebut tertulis di sebongkah tanah liat dilapisi keramik bertintakan emas? ya… bahwa ternyata tulisan tersebut tertulis dengan mengerikannya di nisan? well… sampai saat ini, detik ini, saya dan kamu yang membaca ini seharusnya bersyukur atas kuasa Tuhan yang masih memberikan nafas kehidupan kepada kita untuk menikmati kehidupan dunia ini yang seperti ini adanya. Ucapan syukur seharusnya tak henti-hentinya diucapkan untuk yang Maha Kuasa atas kasih-Nya yang tiada taranya, yang masih memberikan nafas kehidupan sampai saat dimana kita berada. Selalu harus disyukuri untuk setiap hal yang boleh terjadi dalam hidup ini.

No more whining. Seharusnya ga boleh menghabiskan detik-detik yang berharga ini hanya dengan merengek! beraktifitas dong. Menulis, Menciptakan lagu, ikut kelas bahasa, memasak, atau dance dengan berbekal youtube… atau setidaknya TIDUR. hehe walaupun rasanya dengan tidur hanya menyia-nyiakan hidup. Namun, bisa dibilang, saya ini kalau udah tidur rada susah sih bangunnya hehe.

hmm marriage. actually, i really really really wanna talk about this sooo much. tapi sepertinya bosan sudah pikiran saya bermain di sini. sampai saat ini, biarkanlah pikiran itu terus bermain… namun dengan hati yang merendah, penuh kepasrahan, saya hanya berserah pada Tuhan. kemungkinan-kemungkinan yang ada sudah saya pikirkan, dan saya tahu kejutan yang luar biasa selalu DIA berikan jauh melampaui apa yang dapat saya pikirkan.

saya hanya engga mau, ga pernah mau, di akhir hidup saya kelak, saya akan menutup mata dengan kesedihan dan membiarkan orang-orang di sekeliling saya juga demikian. saya mau mereka senang pernah bertemu dengan saya, mereka pernah bertemu seseorang yang membekas di hati mereka. bukankah semua orang menginginkan hal tersebut?

Saya udah hampir dua puluh tiga. Sudah cukup berumur ya jika dibandingkan ketika saya masih berusia empat belas. Jika dipikirkan, waktu terasa begitu cepat berlalu. jatuh bangun yang dirasa, gemerlap yang pernah dirasa, cinta, air mata, kenangan indah, kenangan pahit, dan semua rasa yang pernah tercantum dengan panoramatik di hati menjadikan hidup terasa begitu berwarna.

At last, terima kasih Tuhan.

Untuk saat ini, inilah yang bisa saya sampaikan.

Setidaknya beberapa isi otak itu sudah tertumpah, meskipun bahasanya masih sangat abstrak. yeah, entah apa yang aku pikirkan di 5 atau 10 tahun ke depan saat aku membaca kembali tulisan-tulisanku jaman sekarang.

yeah. mari berlatih. mari hidup dengan penuh tujuan. tujuan mencapai akhir yang diinginkan semua orang: ketenangan hati.

blossom~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s